Velinor

Diam-diam

Aku sudah memilih seseorang untuk kusebut rumah. Tapi kadang, mata ini masih terpikat oleh cahaya lain. Bukan karena kurang cinta, tapi karena hati juga bisa letih, dan jiwa ingin merasakan hidup kembali.

Kekaguman itu bukan dosa— selama aku tak membiarkannya tumbuh dalam gelap. Aku melihat, aku merasa, lalu aku ingat: aku pernah memilih, dan aku masih ingin memilih yang sama.

#mikro #publik